Bertempat di Desa Banyuroto, Kec. Sawangan, Magelang, Jateng, DuPont baru saja meluncurkan Verimark® 200 SC (18/4). Peluncuran insektisida ini dipadati sekitar 200 orang petani dan pembibitan yang berasal dari Jawa Tengah dan DIY. Selain petani pilihan mitra DuPont, acara ini juga dihadiri oleh toko penjual sara na produksi per ta nian/ toko pe nge cer di sekitar wi layah Ma ge lang serta Pe nyu luh Lapangan dari Dinas Pertanian di Kec Sawangan. Dalam kesempatan ini juga dihadiri Arie At modjo dari PT Kharisma Eka Putra, dealer DuPont Verimark untuk seluruh wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Profil produk DuPont ™ Verimark ® 200 SC.

Verimark®200 SC adalah Insektisida berbahan aktif Siantraniliprol 200 g/l. Produk ini bekerja secara translaminar dan sistemik lokal apabila terserap lewat akar. DuPont™Verimark® akan tertranslokasikan ke seluruh bagian tanaman secara merata. Sasaran utamanya mengendalikan serangga pengisap pada tanaman, seperti Kutu Kebul/Kutu Putih (Bemisia sp), Thrips (Thrips) dan Kutu Daun (Aphids. Sp.). Hama-hama tersebut merupakan OPT yang sangat mengganggu produktivitas tanaman Cabai dan Tomat. Bukan hanya merusak lang sung tanamannya, tetapi Kutu Kebul dan Thrips juga merupakan vektor penyebab virus kuning yang selama ini menjadi kendala utama dan musuh yang sangat ditakuti oleh petani, terutama karena sangat menurunkan pro duktivitas. Hingga saat ini petani be lum menemukan racun antivirus untuk mengendalikan masalah tersebut.

Inovasi Terbaru.

DuPont™Verimark® merupakan inovasi terbaru dari DuPont. Inovasi ini bukan hanya me ngenai molekulnya, tetapi juga cara aplikasinya. DuPont™Verimark® di apli kasikan 2 hari sebelum bibit ta naman dipindahta namkan ke lapang anagar ta nam an terlin dungi hingga 14 hari setelah pindah tanam. Karena bebas dari serangan se rang ga, tanaman lebih tahan stres bio tik dan lebih cepat tumbuh dengan vi gor yang lebih baik. Petani pun meng he mat biaya ka rena cukup aplikasi di plot yang kecil di pembibitan ser ta tidak per lu lagi menyemprot tanam an nya se la ma 14 hari sejak bibit dipin dah tanamkan. Agar hasil sempurna, pada hari ke-14, dianjurkan menyemprotkan Preza 100 OD agar tanaman le bih tahan dan terlindung dari se rang an vektor virus ser ta dapat membantu peningkatan ha sil panen mendekati potensi genetiknya.

Pengendalian Vektor Virus dan Peningkatan Produktivitas.

Menurut Gunarso SP (District Sales Manager Jawa Tengah), DuPont Indone sia sengaja memilih Kabupaten Magelang untuk kegiatan ini karena pe tani sudah lama menantikan solusi untuk mengurangi kerugian akibat serangan virus kuning pada Cabai dan Tomat. Selain dilakukan demo steward ship, petani juga melakukan tour plot dan me nyaksikan pem buk tian manfaat aplikasi DuPont™Verimark®, seperti perlindungan hingga 14 hari setelah pindah tanam, bibit yang kokoh, lebih tahan stres dan mengurangi sulaman. Pada kesempatan tersebut, petani juga dilatih teknik aplikasi terutama kalibrasi agar tepat cara. Tujuannya agar petani mendapatkan hasil maksimal dari produk yang digunakan dengan cara tepat. Dengan telah tersedianya DuPont™Verimark®, diharapkan petani tidak lagi khawatir produksi tanamannya berkurang karena serangan vektor penyebab virus kuning. DuPont™Verimark®, selain di Magelang, juga telah diluncurkan di Sumatera Barat dan menyusul di berba gai provinsi di Tanah Air.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *